Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2023

Quiz 1 Bayu Kriptografi 4DTI23

   Soal-Soal Quiz 1 Kriptografi 1. Kriptografi menurut schneier (1996) adalah : a. Teknik untuk menjaga keaslian data b. Metode untuk menjaga pesan rahasia c. ilmu dan seni untuk menjaga keamanan pesan* d. Metode untuk enkripsi dan dekripsi 2. Mengubah susunan/posisi huruf plainteks ke posisi lainnya merupakan teknik … a. transposisi* b. transportasi c. modulasi d. transisi 3. Vigènere Cipher dapat mencegah frekuensi huruf-huruf di dalam cipherteks yang mempunyai pola tertentu yang sama seperti pada .. a. cipher abjad b. cipher tunggal c. cipher d. cipher abjad-tunggal* 4. Mesin enkripsi yang digunakan pada perang dunia II oleh pemerintahan Nazi adalah ? a. Enigma* b. Pita Magnetik c. Transpositon d. Scytale 5. merupakan algoritma cipher yang masih ampuh untuk digunakan saat ini adalah .. a. transposisi cpher b. modulasi c. breakable cipher* d. Vigènere Cipher 6. Berikut data yang dapat diterapkan watermarking, kecuali … a. gambar b. berkas* c. audio d. teks 7. Faktor pembagi ...

Tugas 6 Bayu Kriptografi 4DTI23

 Serangan Terhadap Kriptografi Serangan (attack) • Serangan: setiap usaha (attempt) atau percobaan yang dilakukan oleh kriptanalis untuk menemukan kunci atau menemukan plainteks dari cipherteksnya. • Asumsi: kriptanalis mengetahui algoritma kriptografi yang digunakan Prinsip Kerckhoff: Semua algoritma kriptografi harus publik; hanya kunci yang rahasia. Satu-satunya keamanan terletak pada kunci! Jenis-jenis Serangan Berdasarkan keterlibatan penyerang dalam komunikasi: 1. Serangan pasif 2. Serangan aktif 1. Serangan pasif (passive attack) • penyerang tidak terlibat dalam komunikasi antara pengirim dan penerima • penyerang hanya melakukan penyadapan untuk memperoleh data atau informasi sebanyak-banyaknya 2. Serangan aktif (active attack) • penyerang mengintervensi komunikasi dan ikut mempengaruhi system untuk keuntungan dirinya. • penyerang mengubah aliran pesan seperti: - menghapus sebagian cipherteks, - mengubah cipherteks, - menyisipkan potongan cipherteks palsu, - me-replay p...

Tugas 5 Bayu Kriptografi 4DTI23

Gambar
   Kriptografi Klasik (Bagian 3) Affine Cipher  • Perluasan dari Caesar cipher • Enkripsi: C = mP + b (mod n) • Dekripsi: P = m–1 (C – b) (mod n) • Kunci: m dan b Keterangan: 1. n adalah ukuran alfabet 2. m bilangan bulat yang relatif prima dengan n 3. b adalah jumlah pergeseran 4. Caesar cipher adalah khusus dari affine cipher dengan m = 1 5. m–1 adalah inversi m (mod n), yaitu m . m–1 = 1 (mod n) • Contoh:  Plainteks: kripto (10 17 8 15 19 14) n = 26, ambil m = 7 (7 relatif prima dengan 26)  Enkripsi: C = 7P + 10 (mod 26) p1 = 10 → c1 = 7 . 10 + 10 = 80 = 2 (mod 26) (huruf ‘C’) p2 = 17 → c2 = 7 . 17 + 10 = 129 = 25 (mod 26)(huruf ‘Z’) p3 = 8 → c3 = 7 . 8 + 10 = 66 = 14 (mod 26) (huruf ‘O’) p4 = 15 → c4 = 7 . 15 + 10 = 115 = 11 (mod 26) (huruf ‘L’) p5 = 19 → c1 = 7 . 19 + 10 = 143 = 13 (mod 26)(huruf ‘N’) p6 = 14 → c1 = 7 . 14 + 10 = 108 = 4 (mod 26) (huruf ‘E’) Cipherteks: CZOLNE • Dekripsi: - Mula-mula hitung m -1 yaitu 7 –1 (mod 26) dengan memecahkan 7x = 1 ...